"Hidup hanya sekali, jadi jangan pernah menyia-nyiakan hidup.Manfaatkan hidupmu untuk kebaikan. Karena penyesalan datang terakhir. Manfaatkan, sebelum ajal menjemputmu."Mungkin bagi sebagian orang, berbuat kebaikan memang lah tidak mudah. Tetapi, jika kita mau berbuat, niscaya Tuhan akan memberikan balasan yang setimpal bagi kita. Berbuat baik bisa kita mulai dari diri kita sendiri. Jika kita taat beribadah, itu sudah merupakan kebaikan. Kita juga dilarang untuk
Ada satu cerita yang sangat mengharukan dan menginspirasi kita semua.
Air mata Rasulullah Menetes karena kejadian ini...
Mencuri Uang Anak Sendiri.
Seorang lelaki datang kepada Rasulullah Saw mengadukan ayahnya yang menghabiskan uang miliknya tanpa meminta izin terlebih dahulu kepadanya .
Rasulullah Saw memanggil ayah orang itu ke hadapan beliau. Ketika lelaki jompo itu datang dengan tertatih-tatih bersandar pada tongkatnya, Rasulullah Saw bertanya:
“Betulkah kau mengambil uang anakmu tanpa seizinnya?”
“Wahai Nabi Allah,” lelaki itu menangis, “ketika aku kuat dan anakku lemah, ketika aku kaya dan dia miskin, aku tidak membelanjakan uangku kecuali untuk memberi makan kepadanya, bahkan terkadang aku membiarkan diriku kelaparan asalkan dia bisa makan."
"Sekarang aku telah tua dan lemah sementara anakku tumbuh kuat. Aku telah jatuh miskin sementara anakku menjadi kaya. Dia mulai menyembunyikan uangnya dariku"
"Dahulu aku menyediakan makan untuknya tapi sekarang dia hanya menyiapkan makan untuk dirinya. Aku tak pernah seperti dia memperlakukan aku."
"Jika saja aku masih sekuat dulu, aku masih akan merelakan uangku untuk dia.”
Ketika mendengar hal ini, air mata Rasulullah Saw jatuh berlinang seperti untaian mutiara menimpa janggutnya yang suci .
“Baiklah,” Rasulullah Saw berkata, “Habiskan seluruh uang anakmu sekehendak hatimu. Uang itu milikmu…”
Saudara-saudaraku,
Apakah orang tua Anda masih hidup?? Mungkin kesempatan Anda untuk berbakti kepada mereka tidak begitu lama lagi. Sangat dianjurkan Anda yang tinggal jauh dari orang tua, pulanglah. Temui dan pandang wajah mereka degan penuh cinta yang tulus, karena boleh jadi wajah itu tidak akan lama lagi menghilang dari pandangan Anda untuk selama-lamanya...
Jadi intinya, kita harus berbalas budi pada orang tua kita yang telah merawat kita dari kita bayi hingga sekarang. Dia telah merawat kita tanpa pamrih dari kita bayi hingga sekarang.
Semoga cerita ini menjadi inspirasi bagi kita semua amiin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar